Pemkab Lanny Jaya bantu Rp5 miliar untuk korban kerusuhan Wamena Jayawijaya Jumat, 27 September 2019 16:07

Pemkab Lanny Jaya bantu Rp5 miliar untuk korban kerusuhan Wamena Jayawijaya
Jumat, 27 September 2019 16:07

Pewarta : Marius Frisson Yewun

Bupati Lanny Jaya Befa Yigibalom (kiri), Bupati Jayawijaya Jhon R Banua, Wabup Jayawijaya Marthin Yogobi dan Sekda Lanny Jaya Christian Sohilait saat penyerahan bantuan. (ANTARA/Marius Frisson Yewun)

Wamena (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua, memberikan bantuan uang Rp5 miliar untuk korban kerusuhan di Kabupaten Jayawijaya yang terjadi pada Senin (23/9).

Bupati Lanny Jaya Befa Yigibalom di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Jumat, mengharapkan bantuan yang disalurkan melalui Bupati Jayawijaya bisa membantu korban, baik pendatang maupun orang asli Papua.

Ketua Asosiasi Bupati Se-Pegunungan Tengah Papua itu mengharapkan kabupaten lain di pegunungan Papua juga membantu.

“Karena dari pantauan kami, semua masyarakat di pegunungan tengah terlibat, jadi mohon bupati-bupati pegunungan tengah partisipasi membantu bencana yang luar biasa ini,” katanya.

Sekda Lanny Jaya Christian Sohilait mengatakan bupatinya prihatin, sebab Jayawijaya merupakan kabupaten induk yang melahirkan delapan kabupaten baru, termasuk Lanny Jaya.

“Musibah ini cukup besar, karena itu sebagai wujud kepedulian kami, Pa Bupati berkomitmen membantu dana Rp5 miliar untuk Jayawijaya,” katanya.

Ia mengharapkan Kabupaten Tolikara, Mamberamo Tengah, Nduga, Yalimo dan Yahukimo ikut memulihkan situasi di Jayawijaya agar semua aktivitas perekonomian, pemerintah di pegunungan kembali normal.

“Sebab saat mau ke luar dari wilayah pegunungan Papua, kita mesti lewat Bandara Wamena. Wamena menjadi sentral oleh karena itu kita harap Jayawijaya stabil kembali,” katanya.

Christian mengatakan pusat ekonomi, pemerintah dan lain-lain di wilayah pegunungan Papua semuanya melalui Jayawijaya.

Atas nama masyarakat Jayawijaya, Bupati Jhon Richard Banua menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Lanny Jaya yang membantu warga Jayawijaya.

“Kita berupaya agar bantuan yang dikasi oleh pemerintah Lanny Jaya,digunakan benar-benar untuk fasilitasi pengungsi, untuk membantu seluruh masyarakat yang ada,” katanya.

Jhon memastikan bantuan akan digunakan untuk menangani pengungsi non-Papua maupun asli Papua, sebab bukan saja warga non-Papua yang mengungsi melainkan banyak juga warga asli Papua.
Editor : Anwar Maga

Iklan

Terjadi kekerasan oleh pihak TNI/POLRI terhadap mastarakat di kabupaten puncak papua. Ilaga

Tujuh warga sipil telah terluka dalam baku tembak dengan pemberontak di Papua Barat, kata militer Indonesia.

Pasukan keamanan Indonesia di desa Dataran Tinggi saat mereka mengejar pejuang kemerdekaan di Kabupaten Puncak Jaya, Papua . Pasukan keamanan Indonesia di desa Dataran Tinggi saat mereka mengejar pejuang kemerdekaan di Kabupaten Puncak Jaya, Papua. Foto Disediakan
Tetapi kelompok militer pro-kemerdekaan Papua mengklaim warga sipil itu ditembak mati oleh tentara selama insiden di Dataran Tinggi Tengah.

Menurut militer Indonesia, para pejuang Papua menyerang pasukan keamanan di distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Selasa.

Detik News com melaporkan juru bicara Eko Daryanto mengatakan para pemberontak menembak dengan liar, melukai warga setempat dalam proses tersebut.

Tetapi Tentara Pembebasan Papua Barat (WPLA) mengatakan masyarakat setempat sedang mempersiapkan perang suku ketika mereka diserang oleh polisi dan militer.

Seorang juru bicara mengatakan tujuh warga sipil tewas setelah serangan gabungan oleh helikopter dan kendaraan darat.

Secara terpisah, para pejabat mengatakan kepada media setempat bahwa sebuah pesawat kargo dengan empat orang di dalamnya hilang dalam perjalanan ke Ilaga pada hari Senin.

Sumber dari mastarakat kampung

Perjalanan hidup

πŸ€”πŸ€”πŸ€”πŸ€”πŸ€”πŸ€”πŸ€”

Kawan gampang saya jadi ketua dlm organisasi, tapi susa saya menghadapi apa itu organisasi, saya belum pahami juga kepemimpinan itu seperti apa , karna saya susa menjalani organisasi degan baik karna tdk ada dorongan dan motivasi buat saya untuk membangkitkan dlm organisasi.
Saya gampang kritik org itu sebelumnya, tapi setelah saya masuk dalam organisasi maka hilang itu ide2 dan kritik yg saya pernah mengkritikan org itu , saya perna mengungkapkan kata kata2 sok pintar di belakangan tp ketika saya masuk dlm organisasi jadi bingun lg, hilang itu kata2 apa yg saya pernah bicara2 dibelakangan org.
Susah saya lakukan sekarang seperti sebelumnya saya pernah lakukan. dan jadinya saya malu sekarang saya jd fakum dlm organisasih πŸ˜€πŸ˜€

πŸ˜€πŸ˜€

Katanya kota kendari haraga barang kurangπŸ€”πŸ€”
Saya menyesal beee.. saya punya motor tapi tidak memiliki kunci2, akhirnya boros, boros, borosπŸ€”πŸ€”. Setiap minggu pergi perbaiki motor di bengkel terus be, seandainya lengkap semua kunci2nya bisa perbaiki sendiri. πŸ™„πŸ˜πŸ˜―

HARUS BELI KUNCI2 SEMUA SUPAYA TIDAK BOROSπŸ˜€πŸ˜€

KALO KAMU PUNYA KUNCI LENGKAP PERBAIKI BARU RENCANAKAN KELUAR KOTA PAKE KENDARAAN

DUNIA INI….. MELELAHKAN

Aku pernah memiliki mimpi yang tinggi. Sampai aku lupa, bahwa tinggi mengharuskanku untuk mendaki lebih lama, harus memeras keringat lebih banyak, dan tentunya lebih banyak pengorbanan yang harus aku jalani.

Awalnya semangatku menggebu.
Hingga berakhir menjadi debu yang rapuh. yang hilang hanya dengan sekali embusan nafas.
Dunia yang tak dihiasi bunga-bunga yang bermekaran. Kini gelap dan layu. Arah semakin tak tentu dan jalan seolah tak lagi mampu untuk dilalui.

Awalnya aku terjatuh, sangat dalam.
Meskipun tiada yang tahu seberapa sakitnya. Hingga akhirnya aku sampai pada satu kesimpulan.

DUNIA INI…..
MELELAHKAN.

Lelah, karena pengejaran tak pernah berakhir .Lelah, karena ketakutan akan tidak adanya pengakuan terus membayangi sendiri, Lelah karena sendiri terus berpacu dengan ketidakpuasan
Lelah, karena semuanya tak benar-benar membahagiakan.
Lelah, menangis, letih, menjerit, terjatuh, Meraung, terluka, meringis, dan seperti inilah diriku yang dulu, sebelum aku belajar.

Belajar bahwa dunia hakikatnya adalah fana. Bahwa kita hanya pengembara yang singgah dan akan menemui akhir untuk kembali.
Aku belajar bahwa materi, kecantikan fisik, pujian dan pengakuan, semuanya tak benar-benar mendatangkan kebahagiaan. Yang mampu mendatangkan kebahagiaan hanyalah satu, TUHAN Allah.❀

Dengan ini, aku tak lantas menyerah.
Mimpi-mimpi itu tak lantas aku kubur dalam-dalam. Hanya saja, tujuan di sini, di dalam hati, akan aku rubah perlahan-lahan. Dengan tak menjadikan dunia sebagai tujuan, tak menjadikan yang fana menjadi sandaran.
Cukup hanya TUHAN Allah.πŸ’•

Kendari 09/7/2019

Decho pitano. Www.winimelambenak@mail.com
https://dechowebsite.files.wordpress.

Minuman beralkohol

Barang kecil ini berisi terlihat nya air, namun dia yang paling jahat dibinasakan orang di bumi cendarawasi ini maka bagi yg masi berkomsumsi barang beralkohol ini waspada terhadap barang minuman ini
Kita perlu menjaga bersama satu sama yang lain namun bagi yg masih menjual minuman di PAPUA dan sekitarnya Dia adalah pembunuh orang orang di atas tanah ini maka permintaan setempat segarah diatasih nya kalau anda sayang rakyat mu.

Papua sedang membara

Informasi Detail TNI Masuk Di Daerah Kwiyawagi dan Melakukan Pemerkosaan Kedua Ibu Rumah Tanga Kabupaten Puncak.
—————-
Pada Tanggal 22 Juni 2019 TNI Tiba Di Distrik Sinak Kabupaten Puncak Menggunakan Truk dari Kabupaten Puncak Jaya. Dari Distrik Sinak Jalan kaki Menuju Kwiyawagi
Tanggal 23 Juni 2019 Tiba (Jali Mbarengege) Distrik Agandugume , di tengah Perjalanan Bertemu dengan dua orang Ibu Yang sedang menuju Sinak Untuk Belanja Barang Jualan, Salah Satunya adalah Istri dari Aparat Desa, TNI mulai menginterogasi Kedua Ibu Bahwa :
Apakah Kalian Tahu Keberadaan Rombongan Lekagak Telenggen ? TPN -PB memiliki Senjata Berapa ?
Namun kedua Ibu tersebut menjawab kami Tidak Tahu, Kami Tidak pernah bertemu dengan Mereka Kata Salah Satu Ibu. Akhirnya TNI Melakukan tindakan Kekerasan Pemerkosaan Terhadap kedua Ibu dan mengambil Uang Sebesar 10 Juta. Akhirnya Kedua Ibu itu tidak melanjutkan perjalanan menuju Sinak Dan Harus kembali Ke kampung.
Tanggal 24 melanjutkan jalan kaki Menuju Kampung Wamuru distrik Lambewi Kabupaten Puncak.
Tanggal 25 July 2019 TNI Masuk Di Kampung Wamuru Distrik Lambewi Kabupaten Puncak.
Sebentara TPN-PB Rombongan Lekagak Telenggen Sedang Bakar Batu atau Barapen di Kampung Welegome Distrik Lambewi Kabupaten Puncak Perbatasan Kabupaten Nduga. Setelah Bakar Batu Pimpinan TPN-PB Lekagak Telenggen Menyampaikan Kepada Masyarakat bahwa Kwiyawage Adalah Tempat Untuk Mengungsi Bukan Lapangan Perang Maka Salah satu anggota TPN-PB tidak boleh Keluarkan 1 Peluruh Kepada TNI yang Masuk di Wilayah ini Tegas Dari Telenggen.Setelah itu Malamnya Tidak Diketahui TPN-PB Rombongan Telenggen Hilang Dari Kampung Welegome Distrik Lambewi Kabupaten Puncak.
25 April 209 Setelah TNI tibah di Kampung Wamuru bertemu dengan Seorang Aparat Desa Yaitu Denius Telenggen Dan TNI mulai Menginterogasi :
Keberadaan Lekagak Dimana ? Jawab Aparat Saya tidak Tahu. Rombongan Lekagak Telenggen Pegang Senjata Berapa? Saya tidak tahu Kata Aparat desa. Seorang Aparat Desa sempat ditendang dan di Pukul Oleh TNI
Tanggal 26, 27 TNI bermalam Kampung Wamuru Dan selanjutnya Rencana Tanggal 28 dini hari Mereka akan menuju distrik Agandugume.
Dengan Keberadaan TNI Di Kwiyawage Masyarakat Dalam Ketakutan dan Trauma Karena, Sebentara Pengungsi dari Nduga Jumlah yang besar di Kwiyawagi dan Juga masyarakat yang bermukim di Kwiyawage tidak ada tempat lain lagi untuk pergi atau mengungsi.

Maka
Mahasiswa Kwiyawage Bersatu Memohon Kepada: Gerakan Mahasiswa( SEPAHAM) ,KNPB,Toko Gereja, Toko Pemudah, LEMBAGA BANTUAN HUKUM, ELSHAM Dan MEDIA Nasional Maupun Internasional Untuk Pemantauan Keberadaan TNI di Kwiyawagi.
Sumber Informasi:
-Telepon Seluler (tidak Disebutkan Nama)